Rabu, 15 Mei 2013

Behaviour_Skinner



BIOGRAFI B.F. SKINER
Burrhus Frederic Skinner lahir 20 Maret 1904 di susquehana, Pennsylvania, sulung dari pasangan William Skinner dan Grace Mange Burrhus Skinner. Ayahnya seorang pengacara dan politisi berpengaruh, sedangkan ibunya tinggal di rumah mengasuh kedua anak mereka. Skinner tumbuh besar di keluarga kelas atas yang nyaman dan bahagia, dimana orangtuanya mempraktekan nilai-nilai kesatabilan, kerendahan hati, kejujuran, dan kerja keras. Keluarga besar Skinner adalah penganut Kristen Presbiterian namun, Freud ( dia hampir tidak pernah dipanggil Burrhus atau B.F. ) mulai kehilangan imanya pada masa SMA, dan sejak saat itu tidak pernah lagi mempraktikan satu agamapun.
Ketika masih kanak-kanak, Skinner cenderung menyukai music dan sastra. Sejak usia dini, dia sangat tertarik untuk menjadi penulis professional, sebuah tujuan yang kemudian dicapainya setelah sukses besar buku keduanya, walden two, ketika usianya 40 tahunan.
Meskipun tidak pernah kuliah S-1 psikolog namun, Harvard menerimanya di pascasarjana psikologi mereka. Setelah menyelesaikan Ph.D. Pada 1936, Skinner menerima tawaran kerja sam dari National Research Council untuk melanjutkan riset laboratoriumnya di Harvard. Setelah yakin dengan identitas dirinya sebagai seorang behavioris, Skinner sekarang mulai menyusun rencana kerja untuk dirinya sendiri, menetapkan tujuan hidup yang akan dicapainya 30 tahun mendatang. Rencana ini juga mengingatkan dirinya untuk mengarahkan langkahnya lebih dekat lagi kepada metodologi behavioristik dan bukan hanya “ terjebak dengan fisiologi system saraf pusat “ ( Skinner, 1979, hlm. 115 ). Pada 1960, dia mencapai fase-fase terpenting dari rencana ini.
Di musim semi 1933, Harvard membentuk Society of Follows, sebuah program yang dirancang untuk mempromosikan pemikiran-pemikiran kreatif di antara intelektual muda lulusan universitas tersebut. Skinner terpilih sebagai Rekaman Yunior dan menghabiskan waktu tiga tahun ke depan melakukan lebih banyak riset laboratorium.
Pada  1936, Skinner memberanikan diri untuk melamar kerja sebagai pengajar dan periset di University of Minnesota, di tempat itu pula dia tinggal selama Sembilan tahun. Dia menikahi Yvonne Blue  yang dipacarinya tidak terlalu lama. Pasangan muda Skinner ini memiliki dua putri, yaitu Julie yang lahir tahun 1938, dan Deborah ( Debbie ) yang lahir tahun 1994. Selama tahun-tahun di Minnesota, Skinner  menerbitkan buku pertamanya “ The Behavior of Organisms  ( 1938 ), dan setelah itu dia menjadi terlibat dengan dua percobaan paling menarik, yaitu merpati penuntun misil dan boks hangat bagi bayi yang baru lahir yang dipersiapkan untuk putrinya, Debbie. Hasil kedua percobaan ini ternyata gagal dan mengecewakan, emosi yang kemudian membawanya pada krisis identitas.
Pada tahun 1948, skinner kembali ke Harvard, mengajar di College of Education. Pada 1964, di usia 60 tahun, dia pensiun dari jajaran staf pengajar namun tetap mengisi tugas mengajar di fakultas. Akhirnya dia pensiun sebagai profesor psikologi di tahun 1974, namun tetap menjadi profesor emeritus dengan sedikit perubahan dalam kondisi-kondisi bekerjanya. Skinner menulis beberapa buku penting mengenai perilaku manusia yang membantunya meraih status psikolog Amerika paling terkenal. Setelah Beyond Freedom and Destiny (1971), buku lainya yang terbit adalah About Behaviorism ( 1974 ), Reflection of Behaviorsm and Society ( 1978 ), dan Upon Furter Reflectian ( 1987 ). Selama periode ini dia juga menulis tiga jilid autobiografinya, Particulars of My Life ( 1976 ), The Sheping of a Behaviorist ( 1979 ), dan A Matter of Consequences ( 1983 ). Pada 18 Agustus 1990 Skinner meninggal akibat leukimia.

1 komentar: