BIOGRAFI B.F.
SKINER
Burrhus
Frederic Skinner lahir 20 Maret 1904 di susquehana, Pennsylvania, sulung dari
pasangan William Skinner dan Grace Mange Burrhus Skinner. Ayahnya seorang
pengacara dan politisi berpengaruh, sedangkan ibunya tinggal di rumah mengasuh
kedua anak mereka. Skinner tumbuh besar di keluarga kelas atas yang nyaman dan
bahagia, dimana orangtuanya mempraktekan nilai-nilai kesatabilan, kerendahan
hati, kejujuran, dan kerja keras. Keluarga besar Skinner adalah penganut
Kristen Presbiterian namun, Freud ( dia hampir tidak pernah dipanggil Burrhus
atau B.F. ) mulai kehilangan imanya pada masa SMA, dan sejak saat itu tidak
pernah lagi mempraktikan satu agamapun.
Ketika
masih kanak-kanak, Skinner cenderung menyukai music dan sastra. Sejak usia
dini, dia sangat tertarik untuk menjadi penulis professional, sebuah tujuan
yang kemudian dicapainya setelah sukses besar buku keduanya, walden two, ketika usianya 40 tahunan.
Meskipun
tidak pernah kuliah S-1 psikolog namun, Harvard menerimanya di pascasarjana
psikologi mereka. Setelah menyelesaikan Ph.D. Pada 1936, Skinner menerima
tawaran kerja sam dari National Research
Council untuk melanjutkan riset laboratoriumnya di Harvard. Setelah yakin
dengan identitas dirinya sebagai seorang behavioris, Skinner sekarang mulai
menyusun rencana kerja untuk dirinya sendiri, menetapkan tujuan hidup yang akan
dicapainya 30 tahun mendatang. Rencana ini juga mengingatkan dirinya untuk
mengarahkan langkahnya lebih dekat lagi kepada metodologi behavioristik dan
bukan hanya “ terjebak dengan fisiologi system saraf pusat “ ( Skinner, 1979,
hlm. 115 ). Pada 1960, dia mencapai fase-fase terpenting dari rencana ini.
Di
musim semi 1933, Harvard membentuk Society
of Follows, sebuah program yang dirancang untuk mempromosikan
pemikiran-pemikiran kreatif di antara intelektual muda lulusan universitas
tersebut. Skinner terpilih sebagai Rekaman Yunior dan menghabiskan waktu tiga
tahun ke depan melakukan lebih banyak riset laboratorium.
Pada 1936, Skinner memberanikan diri untuk melamar
kerja sebagai pengajar dan periset di University of Minnesota, di tempat itu
pula dia tinggal selama Sembilan tahun. Dia menikahi Yvonne Blue yang dipacarinya tidak terlalu lama. Pasangan
muda Skinner ini memiliki dua putri, yaitu Julie yang lahir tahun 1938, dan
Deborah ( Debbie ) yang lahir tahun 1994. Selama tahun-tahun di Minnesota,
Skinner menerbitkan buku pertamanya “ The Behavior of Organisms ( 1938 ), dan setelah itu dia menjadi terlibat
dengan dua percobaan paling menarik, yaitu merpati penuntun misil dan boks
hangat bagi bayi yang baru lahir yang dipersiapkan untuk putrinya, Debbie.
Hasil kedua percobaan ini ternyata gagal dan mengecewakan, emosi yang kemudian
membawanya pada krisis identitas.
Pada
tahun 1948, skinner kembali ke Harvard, mengajar di College of Education. Pada 1964, di usia 60 tahun, dia pensiun dari
jajaran staf pengajar namun tetap mengisi tugas mengajar di fakultas. Akhirnya
dia pensiun sebagai profesor psikologi di tahun 1974, namun tetap menjadi
profesor emeritus dengan sedikit perubahan dalam kondisi-kondisi bekerjanya.
Skinner menulis beberapa buku penting mengenai perilaku manusia yang
membantunya meraih status psikolog Amerika paling terkenal. Setelah Beyond Freedom and Destiny (1971), buku
lainya yang terbit adalah About
Behaviorism ( 1974 ), Reflection of
Behaviorsm and Society ( 1978 ), dan Upon
Furter Reflectian ( 1987 ). Selama periode ini dia juga menulis tiga jilid
autobiografinya, Particulars of My Life (
1976 ), The Sheping of a Behaviorist (
1979 ), dan A Matter of Consequences (
1983 ). Pada 18 Agustus 1990 Skinner meninggal akibat leukimia.
bagus inpone mb bro
BalasHapus